Apa dan Bagaimana Pengorganisasian Belajar bagi Anak?

Apa dan Bagaimana Pengorganisasian Belajar bagi Anak?


Apa dan Bagaimana Pengorganisasian Belajar bagi Anak?

Pengorganisasian belajar dapat diartikan pengaturan ruang belajar yang disesuaikan dengan bentuk layanan, jumlah anak, dan kelompok usia anak yang dilayani. Pengorganisasian ruang belajar memperhatikan hal sebagai berikut :

Jumlah Anak

Idealnya setiap anak membutuhkan ruang bergerak di dalam ruangan 3 m2. Namun, ruang belajar dalam bukan satu-satunya tempat belajar anak. Jika satuan PAUD memiliki ruang belajar luar yang cukup luas, satuan PAUD dapat menambah jumlah anak yang dapat dilayani di satuan PAUD tersebut. Oleh karena itu, sebaiknya ruang belajar tidak disekat permanen dan setiap ruangan hanya dipergunakan oleh satu kelompok anak. Ruang belajar yang bersifat bergerak (moving class) menjadi solusi bagi jumlah ruangan terbatas dengan jumlah anak didik banyak. Jangan sekali-kali memaksakan semua anak masuk ke dalam ruangan yang terbatas.

Kelompok Usia Anak

Kelompok usia anak mempengaruhi penataan ruangan dan jumlah anak yang rapat diterima di satuan PAUD. Semakin muda anak yang dilayani, semakin luas keperluannya untuk bergerak. Di samping itu semakin muda usia anak maka rombongan belajarnya semakin kecil. Dalam Standar PAUD ditetapkan:
  1. Rombongan belajar untuk kelompok usia 0-2 Tahun adalah 4 anak/ Kelompok
  2. Rombongan belajar untuk kelompok usia 2-4 tahun adalah 8 anak/ Kelompok
  3. Rombongan belajar untuk kelompok usia 4-6 tahun adalah 15 anak/Kelompok
Kebutuhan Jumlah pendidik pun berbeda. Semakin muda kelompok ana, rasio guu dan anak semakin kecil
  1. Kelompok usia 0 – 1 tahun, 1 guru maksimal menangani 3 anak
  2. Kelompok usia 1 – 2 tahun, 1 guru maksimal menangani 4 anak
  3. Kelompok usia 2 – 4 tahun, 1 guru maksimal menangani 8 anak
  4. Kelompok usia 4 – 6 tahun, 1 guru maksimal menangani 15 anak

Waktu Belajar

Selain penggunaan ruangan dan kebutuhan pendidik, waktu belajar pun berbeda antara kelompok usia anak didik. Kebutuhan tersebut tergantung pada kematangan perkembangan anak. Semakin muda anak didik yang dilayani, semakin sedikit frekuensi jumlah waktu layanan, kecuali bila layanannya berbentuk Taman Penitipan Anak.
  1. Kelompok usia 0 – 2 tahun minimal layanan 2 jam per minggu.
  2. Kelompok usia 2 – 4 tahun minimal layanan 6 jam per minggu.
  3. Kelompok usia 4 – 6 tahun minimal layanan 15 jam per minggu.
Layanan PAUD untuk kelompok 4-6 tahun yang diselenggarakan oleh Taman Kanak-Kanak alternatif, seperti TK Kecil,TK guru kunjung, yang layanannya tidak mungkin dilakukan setiap hari (900 menit/minggu), kekurangan jam tatap muka digantikan dengan program belajar di rumah dengan bimbingan orang tua.

Itulah informasi yang bisa menjawab pertanyaan mengenai Apa dan Bagaimana Pengorganisasian Belajar bagi Anak?, Semoga bermanfaat untuk kita semua, amiin.

Belum ada Komentar untuk "Apa dan Bagaimana Pengorganisasian Belajar bagi Anak?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel